hgn-2016-1462-x-1040Pada hari senin tanggal 28 November 2016, MAN 2 Lebak mengadakan upacara peringatan hari guru, dimana para petugas upacaranya berasal dari unsur guru da Staf Tata Usaha. Di dalam upacara tersebut dalam amanatnya Kepala Madrasah (Nurrahim) mengatakan “Kata guru yang berasal dari bahasa sansekerta “gu” yang artinya gelap da “ru” yang artinya mengusir, jadi guru adalah orang yang mempunyai tugas dan kewajiban untuk mengusir kegelapan, sehingga sudah seyogyanya kalau guru itu harus meningkatkan kwalitasnya terus menerus seiring dengan perkembangan zaman untuk mengusir kegelapan dan kebodohan yang ada pada lingkungan sekitarnya karena guru adalah seorang pelita dalam kegelapan maka hendaknya guru harus mempunyai jiwa yang iklas dalam mengemban tugasnya”.

Selain itu Kepala Madrasah juga memberikan penghargaan kepada guru-guru yang berprestasi selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan semangat serta kwalitas guru dalam menjalankan profesinya sebagai seorang guru. (Humas MAN 2 Lebak).

tabligh-akbarBayah, 26 Oktober 2016 dalam acara puncak perayaan tahun baru Islam 1438 H, MAN 2 Lebak mengadakan Tabligh Akbar yang bertema “Mari Berhijrah Menuju Pribadi yang Bertaqwa dan Berakhlakul Karimah” dengan mendatangkan Ustadz Dr. H. Wijayanto, MM. Dalam acara perayaan tahun ini didahului oleh acara lomba tahfidz, marawis, qasidah, adzan dan lain-lain yang bertujuan mengajak dan mendorong siswa-siswi untuk lebih mencintai budaya-budaya Islam.

Dalam ceramahnya Ustadz Wijayanto berpesan bahwa “sebagai siswa kita tidak hanya harus membuka ruang fikir kita tetapi harus juga membuka ruang dada, agar kita bisa lebih mengedepankan sifat-sifat sabar, penolong, pemaaf, dan penyantun kepada sesama manusia”. Selain itu dalam acara sambutan kepala MAN 2 Lebak Nurrahim menyatakan “Kita jangan sampai menerima budaya-budaya barat yang tidak sesuai dengan budaya keislaman kita yang sudah susah kita bendung, kita harus yakin bahwa Islamlah yang paling sempurna”.

penyembelihan-hewan-qurban

penyembelihan-hewan-qurban

Hari raya qurban pada tahun ini yang jatuh bertepatan dengan tanggal 12 September 2016, dimana pada hari itu bagi setiap hambanya yang mampu dianjurkan untuk menunaikan kewajibannya menyembelih hewan qurban, selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah banyak memberikan kenikmatan juga sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah untuk mencapai status taqwa (muttaqin).

Untuk mengimplementasikan bentuk syukur dan mencapai status taqwa di atas MAN 2 Lebak pada tanggal 13 September 2016 mengadakan praktik penyembelihan hewan qurban berupa domba. Sebelum penyembelihan hewan qurban dimulai, terlebih dahulu peserta didik diberikan pemahaman dan penjelasan tentang sejarah berqurban oleh ustadz Salman Alhanafi, S.PdI, dalil-dalil yang berkaitan dengan perintah berqurban oleh ustadzah Sartiah, S.Ag., M.Pd, syarat, adab, keutamaan, dan hikmah berqurban oleh ustadzah Idoh Mamdiah, M.PdI dan tata cara penyembelihan hewan qurban oleh K.H. Jubaedin. Dalam acara pembukaan kepala Madrasah (Nurrahim) menyatakan “bahwa berqurban harus dibiasakan dan dilatih sejak dini dari sejak usia sekolah, agar kelak di masyarakat menjadi orang yang mudah dan ringan untuk melakukan qurban dalam bentuk apapun”.

Upacara Pembinaan dari Kapolsek BayahBayah, 29 Agustus 2016 MAN 2 Lebak melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera untuk meningkatakan dan menumbuhkan disiplin di kalangan civitas akademika yang diikuti oleh guru, staf tata usaha, dan peserta didik. Dalam kegiatan ini yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kepala Kepolisian Sektor Kec. Bayah (Sadimun, SH), beliau diundang dalam rangka untuk memberikan edukasi berlalu-lintas di jalan raya, sebelum memberikan amanat beliau memberikan yel-yel yang berkenaan dengan keselamatan berlalu-lintas yaitu “kami pelopor keselamatan lalulintas”. Selain dari maksud memberikan edukasi berlalu-lintas kegiatan upacara ini bertujuan untuk membangun sinergitas antara lembaga Pendidikan Madrasah dan Kepolisian Republik Indonesia khususnya di wilayah Lebak Selatan, dalam amanatnya inspektur upacara mengingatkan akan keselamatan berlalu-lintas untuk mentaati peraturan dan undang-undang yang berlaku tanpa mengurangi fungsi dan kelengkapan kendaraan bermotor, seperti contoh merubah asesoris kendaraan bermotor dari standar pabrik yang telah lulus quality control karena bisa berakibat vatal atau merugikan pengguna kendaraan bermotor bahkan orang lain, selain hal-hal dalam keselamatan berkendara inspektur upacara mengingatkan agar generasi penerus bangsa tidak untuk mencoba-coba dan menyalahgunakan penggunaan narkotik dan obat-obatan terlarang (narkoba), akhir sambutan beliau berharap semoga kegiatan upacara tersebut bisa dilakukan secara rutin dalam sebulan sekali untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam hal ketertibaan berlalu-lintas dan memberikan pembinaan hal lain yang berkenaan dengan tugas dan fungsi Kepolisian Republik Indonesia.

Pencarian
Kategori Posting
Kotak saran

Loading

WP Shoutbox
Name
Website
Message
Smile
Kalender
December 2016
M T W T F S S
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031